Berita Terkini

Perbaikan Infrastruktur di Seputihraman Habiskan Rp 4 M
LAMTENG - Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah menganggarkan
Dewan Soroti Aset Daerah Dipakai Pihak Lain
METRO Komisi I DPRD Kota Metro menyoroti sejumlah bangunan a
Dewan Metro Segera Rampungkan Pekerjaan Rumah
METRO - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Metro aka
Incar Narkoba Dapat Kulit Ular
LAMSEL - Jajaran Polres Lampung Selatan menggagalkan upaya p
Penetapan Pjs Kades Bakal Kisruh
PESAWARAN - Penetapan penjabat sementara (Pjs) Kepala Desa (
Pengusaha di Pringsewu Enggan Bayar Pajak
PRINGSEWU - Sejumlah pengusaha di Kabupaten Pringsewu masih
Pj Bupati Bertekad Terus Majukan Pesbar
PESISIR BARAT – Pejabat Bupati Pesisir Barat Kherlani bert
Distribusi Buku Kurikulum 2013 di Tanggamus Belum Selesai
TANGGAMUS – Distribusi buku kurikulum tahun 2013 untuk sek

EOS 650D

Pengunjung

Kami memiliki 68 Tamu online


Umitra Gelar Kuliah Umum Kesehatan

| E-mail Send | Cetak Print | PDF PDF

BANDARLAMPUNG - Guru Besar Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia Prof Dr dr Adik Wibowo MPH  dalam kuliah umum Program Pascasarjana Kesehatan Masyarakat STIKES Umitra, Senin (15/04).

Mengatakan, nilai-nilai normatif yang berlaku pada keluarga di Indonesia menyebabkan adanya perbedaan kebijakan dalam bidang kesehatan masyarakat antara Indonesia dan negara lain.

Kedatangan mantan Kepala WHO di Myanmar dan Pj Kepala WHO di Nepal  di kampus Umitra, disambut langsung oleh Ketua Yayasan Mitra Lampung Andi Surya. Kuliah Umum  berlangsung di Ballroom Pascasarjana Umitra ini dihadiri undangan dan para pengajar pascasarjana.

Suasana begitu interaktif karena Adik Wibowo mendeskripsikan sejumlah perbandingan  tentang kebijakan pemerintah di bidang kesehatan masyarakat dengan pengalaman-pengalamannya selama bertugas di luar negeri.

Andi Surya menyampaikan apresiasi yang tinggi atas terselenggaranya kegiatan  kuliah umum yang merupakan kegiatan rutin di bidang akademik program pascasarjana yang sudah memasuki angkatan ke IX.

Acara kuliah umum ini diikuti oleh ratusan peserta, baik mahasiswa pascasarjana Kesmas Umitra, juga alumni dan staf pengajar, selain para undangan dari badan, dinas, instansi.

Dia mengatakan Umitra, menjadikan program studi Magister Kesehatan Masyarakat yang berbasis intelektual, handal dan kompeten dalam bidang manajemen pelayanan kesehatan, epidemiologi, promosi kesehatan dan kesehatan reproduksi yang mampu bersaing secara gobal”. “Sejauh ini peminat pascasarajana Kesmas Umitra rata-rata per angkatannya mengalami peningkatan yang signifikan”, ujarnya. Menurut Andi, mahasiswa pasca Umitra berasal dari seluruh kota atau kabupaten yang ada di provinsi Lampung. “ Bahkan ada juga mahasiswa pasca kami yang berasal dari Sumatera Selatan,” pungkasnya.

Dia juga menyampaikan apresiasi yang mendalam atas animo para sarjana di bidang kesehatan yang ingin lebih mendalami ilmu seputar kesehatan masyarakat di Umitra.”Semoga mereka bisa menjadi output yang handal dan profesional di bidang kesehatan masyarakat,” ujar Andi.

Sementara ini sudah tercatat sejumlah  nama mahasiswa yang mendaftar di angkatan  ke IX.  Diantara  mereka yang sudah terdaftar sebagai calon mahasiswa angkatan ke IX diantaranya berasal dari Dinkes Pesawaran,  Dinkes Lampung Utara, RSU Kota Bandarlampung, Dinkes  Tubabar, Poltekkes, dan sejumlah institusi kesehatan lainnya. (tos/mar)



Baca Juga
Berita Lainnya