Berita Terkini

Tegakkan KTR, Sanksinya Lemah
BANDARLAMPUNG - Masih banyaknya para  PNS dilingkungan Pemp
Pemkot Teribkan Reklame Liar
BANDARLAMPUNG - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandarlampung kemba
Bapol PP Buatkan Surat Penyetopan Penggerusan Bukit
BANDARLAMPUNG - Badan Polisi Pamong Praja (Bapol PP) Bandarl
DPRD Kota Sambut Baik Bimtek Anggota Dewan
BANDARLAMPUNG - DPRD Bandarlampung menyambut baik kegiatan y
Calon Haji Bandarlampung Keluhkan Daftar Tunggu
BANDARLAMPUNG - Ratusan calon haji asal Kota Bandarlampung m
Karaoke Nanasan di Panjang Terbakar, Wanita PL Panik
BANDARLAMPUNG - Rumah cafe and karaoke"Nanasan" yang berada
2015, Nelayan Hadapi Masalah Rumit
BANDARLAMPUNG - Persoalan mendasar di sektor perikanan dan k
Harga Sepatu Jokowi Cuma Rp 400 Ribu
RESIDEN terpilih Joko Widodo menunjukkan sepatu barunya yang

EOS 650D

Pengunjung

Kami memiliki 39 Tamu online


Umitra Gelar Kuliah Umum Kesehatan

| E-mail Send | Cetak Print | PDF PDF

BANDARLAMPUNG - Guru Besar Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia Prof Dr dr Adik Wibowo MPH  dalam kuliah umum Program Pascasarjana Kesehatan Masyarakat STIKES Umitra, Senin (15/04).

Mengatakan, nilai-nilai normatif yang berlaku pada keluarga di Indonesia menyebabkan adanya perbedaan kebijakan dalam bidang kesehatan masyarakat antara Indonesia dan negara lain.

Kedatangan mantan Kepala WHO di Myanmar dan Pj Kepala WHO di Nepal  di kampus Umitra, disambut langsung oleh Ketua Yayasan Mitra Lampung Andi Surya. Kuliah Umum  berlangsung di Ballroom Pascasarjana Umitra ini dihadiri undangan dan para pengajar pascasarjana.

Suasana begitu interaktif karena Adik Wibowo mendeskripsikan sejumlah perbandingan  tentang kebijakan pemerintah di bidang kesehatan masyarakat dengan pengalaman-pengalamannya selama bertugas di luar negeri.

Andi Surya menyampaikan apresiasi yang tinggi atas terselenggaranya kegiatan  kuliah umum yang merupakan kegiatan rutin di bidang akademik program pascasarjana yang sudah memasuki angkatan ke IX.

Acara kuliah umum ini diikuti oleh ratusan peserta, baik mahasiswa pascasarjana Kesmas Umitra, juga alumni dan staf pengajar, selain para undangan dari badan, dinas, instansi.

Dia mengatakan Umitra, menjadikan program studi Magister Kesehatan Masyarakat yang berbasis intelektual, handal dan kompeten dalam bidang manajemen pelayanan kesehatan, epidemiologi, promosi kesehatan dan kesehatan reproduksi yang mampu bersaing secara gobal”. “Sejauh ini peminat pascasarajana Kesmas Umitra rata-rata per angkatannya mengalami peningkatan yang signifikan”, ujarnya. Menurut Andi, mahasiswa pasca Umitra berasal dari seluruh kota atau kabupaten yang ada di provinsi Lampung. “ Bahkan ada juga mahasiswa pasca kami yang berasal dari Sumatera Selatan,” pungkasnya.

Dia juga menyampaikan apresiasi yang mendalam atas animo para sarjana di bidang kesehatan yang ingin lebih mendalami ilmu seputar kesehatan masyarakat di Umitra.”Semoga mereka bisa menjadi output yang handal dan profesional di bidang kesehatan masyarakat,” ujar Andi.

Sementara ini sudah tercatat sejumlah  nama mahasiswa yang mendaftar di angkatan  ke IX.  Diantara  mereka yang sudah terdaftar sebagai calon mahasiswa angkatan ke IX diantaranya berasal dari Dinkes Pesawaran,  Dinkes Lampung Utara, RSU Kota Bandarlampung, Dinkes  Tubabar, Poltekkes, dan sejumlah institusi kesehatan lainnya. (tos/mar)



Baca Juga
Berita Lainnya